Stay in touch
Subscribe to our RSS!
Oh c'mon
Bookmark us!
Have a question?
Get an answer!

Biodata Para Personil AKB48

0 komentar

Atsuko Maeda

Atsuko Maeda
 (前田 敦子 Maeda Atsuko?, lahir di Ichikawa, Chiba, 10 Juli 1991; umur 21 tahun) adalah penyanyi dan pemeranJepang, mantan anggota grup idola Jepang AKB48. Ia adalah mantan anggota Tim A sekaligus anggota AKB48 yang paling terkenal. Penggemar memilihnya sebagai favorit nomor satu dalam pemilihan anggota senbatsu tahun 2009 dan 2011.
Pada pemilihan senbatsu tahun 2010, ia kalah dari Yuko Oshima yang kemudian dijadikan penyanyi utama untuk single ke-17 "Heavy Rotation".

Maeda lulus Audisi Anggota Pendiri Akihabara48 pada 30 Oktober 2005. Dia termasuk di antara 7.924 pelamar dan 24 orang yang lulus. Sewaktu audisi lagu yang dinyanyikannya adalah "Glitter" dari penyanyi pujaannya Kou Shibasaki.[1] Ia sendiri mengaku, "Sekali pun tidak pernah terlintas dalam pikiran ingin jadi idola." "Cita-cita[ku] ingin jadi Shibasaki Kou, bisa menyanyi, karya-karyanya banyak yang bagus. Dia pujaan aku sebelum masuk AKB. Suka sekali!".[1]
Manajer Teater AKB48 Tomonobu Togasaki mengenang Maeda sebagai peserta audisi berwajah sangat muram,
Begitu selesai menyanyi [wajah] Maeda langsung murung, tapi ketika ditanya akhirnya wajahnya tersenyum, sangat imut. Senyum itu memikat semua [juri]. Ia menjadi bahan pembicaraan para juri, "Suram sekali [anak itu], tapi terakhir senyumnya luar biasa". Ternyata itulah alasannya Maeda diluluskan.[2]
Ia termasuk salah seorang dari 20 anggota pertama AKB48 yang naik ke atas panggung pada pertunjukan hari pertama di Teater AKB48, 8 Desember 2005.
Setelah pertunjukan berjalan sekitar 4 bulan, penonton mulai ramai. Namun mereka mengeluh anggota AKB48 terlalu banyak "Ini siapa itu siapa, susah diingat". ProduserYasushi Akimoto merasa perlu menjadikan salah seorang anggota AKB48 sebagai pusat perhatian. Pada bulan April 2006, Maeda dipilih sebagai bintang pertunjukan. Ia dibuatkan sebuah lagu, "Nagisa no Cherry" untuk dinyanyikan secara solo.[2]
Maeda dulunya tipe yang takut mengerjakan sesuatu yang berbeda dari orang lain.[2] Ia pernah mengambek di studio rekaman, protes karena disuruh menyanyi solo, "Kenapa untuk "Nagisa no Cherry" aku sendirian menyanyi pakai kostum kuning. Kenapa harus aku yang menyanyi!?"[2]
Karier di dunia layar perak dimulainya pada April 2007 dengan membintangi Ashita no Watashi no Tsukurikata. Sesuai tuntutan karakter dalam film, rambutnya yang panjang sebahu dipotong pendek.[3]
Serial drama Swan no Baka! "Kozukai 3-man En no Koi yang ikut dibintanginya ditayangkan jaringan Fuji TV, 16 Oktober-18 Desember 2007.[4]
Pada 13 Desember 2007, ia bersama AKB48 tampil untuk pertama kalinya dalam acara malam tahun baru NHK Kouhaku Uta Gassen. Pada waktu itu, AKB48 tampil sebagai wakil budaya "Akiba".[5]
Dalam serial televisi Shiori to Shimiko no Kaiki Jikenbo di Nippon Television (5 Januari-29 Maret 2008), ia berbagi peran utama dengan Nao Minamisawa.[6] Pada musim panas 2008, serial drama yang dibintanginya adalah Taiyou to Umi no Kyoushitsu (Home Room on the Beach Side), 21 Juli-22 September 2008.[7]
Pemilihan umum senbatsu singel ke-13 AKB48 yang berlangsung Juni hingga Juli 2009 menempatkan dirinya sebagai anggota favorit nomor satu.
Dari bulan Januari hingga Maret 2010, TV Tokyo menayangkan serial drama Majisuka Gakuen tentang para yankee yang diperankan anggota AKB48.[8]
Perannya di Taiga drama Ryomaden adalah sebagai Sakamoto Harui. Serial drama tersebut mengisahkan kisah hidup Sakamoto Ryoma, mulai ditayangkan 7 Maret 2010.[9]
Kedudukan sebagai anggota favorit nomor satu gagal dipertahankannya pada tahun 2010. Pada Pemilihan anggota senbatsu untuk singel ke-17 AKB48 yang dilangsungkan 9 Juni 2010, namanya turun satu peringkat sebagai anggota favorit nomor dua dengan total perolehan 30.851 suara. Yuko Oshima memperoleh 31.448 suara.[10]
Pada turnamen batu-gunting-kertas untuk memilih anggota senbatsu untuk singel ke-19, ia hanya menempati peringkat ke-15.
Pada serial drama Q10 (Cute), perannya sebagai Robot Q10 alias Kyuto Karen, android gadis muda yang cantik. Nippon Television menayangkannya dari 16 Oktober hingga 11 Desember 2010.[11]
Dalam sekuel Majisuka Gakuen 2, tokoh yang diperankannya tetap sama, namun kacamatanya dilepas, diganti lensa kontak.[12]
Ia mendapat peran utama dalam film Moshi Koukou Yakyuu no Joshi Manager ga Drucker no Management o Yondara alias Moshidora yang mulai diputar di bioskop-bioskop Toho pada 4 Juni 2011. Film ini memakai "Everyday, Katyusha" dari AKB48 sebagai lagu tema. Lagu "Flower" yang dinyanyikannya dipakai sebagai lagu sisipan. "Flower" pada 22 Juni 2011 dirilis sebagai singel solo pertama darinya dengan label King Records.[13] Singel tersebut terjual 177.000 kopi dalam minggu pertama peredarannya. Pada 4 Juli, singel itu menempati urutan nomor satu Oricon.[14]
Hasil pemilihan anggota senbatsu untuk singel ke-22 AKB48 (Mei-Juni 2011) kembali menempatkannya sebagai anggota favorit nomor satu.[15] Dari total 1.166.145 suara, Atsuko Maeda mendapat 139.892 suara, diikuti Yuko Oshima dengan 122.843 suara.[16]
Ia mendapat peran utama dalam serial drama Hanazakari no Kimitachi e "Ikemen Paradise 2011" yang ditayangkan dari 10 Juli hingga 18 September 2011 di Fuji TV. Serial drama ini merupakan sekuel dari Hanazakari no Kimitachi e yang empat tahun sebelumnya dibintangi Maki Horikita. Drama tersebut menjadikannya anggota AKB48 pertama yang membintangi serial drama waktu tayang utama.[17]
Pada malam ketiga konser AKB48 Gyoumu Renraku, Tanomu zo, Katayama Buchou! di Saitama Super Arena (SSA) 25 Maret 2012, Maeda mengumumkan dirinya lulus dari AKB48.[18] Sambil terisak dia berkata, "Aku ketika berusia 14 tahun, mengikuti audisi AKB48. Itu merupakan keputusan besar dalam hidupku. Izinkan aku membuat keputusan besar yang kedua kali. Lulus dari AKB48."[18]
Setelah selesainya konser tiga hari AKB48 in Tokyo Dome, 1830m no Yume, pertunjukan terakhir Atsuko Maeda sebagai anggota AKB48 dilangsungkan di Teater AKB48, 27 Agustus 2012. Bersama Maeda, Tim A formasi pra-Tokyo Dome membawakan pertunjukan Team A 6th Stage "Mokugekisha" yang dilanjutkan dengan pertunjukan perpisahan dengan Maeda. Anggota generasi pertama membawakan "Skirt, Hirari", disusul lagu-lagu dengan Maeda sebagai sentral, "Flying Get" dan "Ponytail to Shushu". Ia lalu menerima kata perpisahan dari rekan-rekannya satu demi satu. "Sakura no Hanabiratachi" yang dinyanyikannya secara solo merupakan penampilan terakhir Atsuko Maeda bersama AKB48

0 komentar: